jump to navigation

KH. Yusuf Hasyim 27 Nov 2012

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Tonggak Bambu Runcing di Atas Pusara

 

KH. Yusuf Hasyim memang berdarah Kiai. Laik dirinya lahir ketika para santri tengah syahdu melantunkan ayat-ayat suci al-Qur’an di pondok pesantren Tebuireng Jombang. Putra bungsu Kiai Hasyim Asy’ari – dari tujuh bersaudara ini, tepatnya dilahirkan pada tanggal 3 Agustus 1929 saat suara adzan dikumandangkan.

Masa kecilnya lebih dihabiskan untuk memperdalam ilmu-ilmu keagamaan. Disamping belajar langsung pada ayahandanya, sejak umur 12 tahun sudah melancong ke Pesantren al-Qur’an Sedayu – Gresik yang diasuh Kiai Munawar. Lantas pergi ke Yogjakarta untuk nyantri ke pondok pesantren Krapyak dibawah asuhan Kiai Ali Ma’sum. Dirinya juga pernah belajar di Pondok Modern Gontor Ponorogo.

Ketika usianya genap 16 tahun, dia bergabung ke Laskar Hizbullah Jawa Timur. Itu terjadi pada awal tahun 1945. Maklum karena pada waktu itu perang telah berkecamuk di mana-mana. Saat Resolusi Jihad dikeluarkan para Ulama’ tanggal 22 Oktober 1945 – yang tururt mendorong meletusnya Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya, Yusuf Hasyim terpilih sebagai Komandan Kompi Laskar Hizbullah Jombang. (more…)

Advertisements

Drs. KH. Tolchah Hasan 2 Feb 2011

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
add a comment

Menjadi Teladan Bagi Lingkungan

Tepat pada tanggal 15 Desember 2010, perempuan agung itu berpulang ke rahmatullah dalam usianya yang ke-96 tahun. Tapi bagi Drs. KH. Tolchah Hasan, wafatnya sang ibunda Anis Fatma masih menyisakan sejuta kenangan tak terlupakan. Sebab ibunya inilah yang menemani hari-hari keprihatinan dalam hidupnya. (more…)

HM. Faiz Abdul Razaq 4 Oct 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
14 comments

Belajar Khat Lewat Surat

Mushaf Istiqlal yang dibuat HM. Faiz Abdul Razaq diyakini banyak orang sebagai mushaf terindah di dunia. Bill Clinton sampai berhasrat menyaksikan langsung. Kerajaan Saudi Arabia pun mengundangnya ke istana untuk jamuan khusus para khattat. (more…)

KH. Basori Alwi 1 Sep 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , ,
5 comments

Memproduksi Rekaman di Studio Pesantren

Tak salah jika predikat al-Qur’an selalu disematkan masyarakat ke pundak KH. Basori Alwi. Sebab sejak kecil, putra pasangan Kiai Alwi Murtadlo dan Nyai Riwati ini, memang telah karib dengan al-Qur’an. Selepas belajar pada ayahandanya, lelaki kelahiran Malang 15 April 1927 ini, kemudian berguru pada Kiai Muhith – seorang penghafal al-Qur’an dari pesantren Sidogiri Pasuruan. Lalu kepada kakak kandungnya sendiri Kiai Abdus Salam. Dirinya juga pernah belajar kepada Kiai Yasin Thoyyib dan Kiai Dasuqi di Singosari, serta Kiai Abdul Rosyid di Palembang. (more…)

Dr. KH Abdullah Syukri Zarkasyi, MA 1 Sep 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
3 comments

Ketegaran Hidup dan Jiwa Perjuangan

Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA memang sangat dikenal sebagai lelaki yang bersahaja. Kesederhanaan bak pakaian keseharian yang dikenakannya untuk menemaninya beraktivitas. Maka tak usah heran jika di pondok yang santrinya juga datang dari berbagai negeri manca, pria kelahiran Gontor 19 September 1942 ini masih kerap melakukan tugas keseharian dengan tangannya sendiri – semisal membersihkan sampah dan menariknya dengan gerobag bersama santri-santrinya. (more…)

Muhammad Sholeh Drehem, Lc, MAg 10 Aug 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
9 comments

Ditegur Allah Lewat Anak

Kesuksesan, kerapkali lahir dari rangkaian jalan kegetiran. Menyembul dari ruang sempit kehidupan; yang miskin, dan dianggap tak berdaya.

Muhammad Sholeh Drehem, Lc, M.Ag, adalah salah satu dari sekian orang yang lahir dalam paras kegetiran. Ayahnya wafat saat dirinya masih berayun dalam kandungan ibunya. Bocah ini pun lahir dalam kesendirian sang ibu. Sebab kakak perempuan Muhammad – yang karena keterdesakan ekonomi – harus tinggal di Situbondo dan hidup dalam pengasuhan pamannya.

Lelaki yang memiliki nama asli Muhammad ini menghabiskan masa kecilnya di bumi Sumenep Madura. Hidup dalam didikan ibunya yang miskin dan buta aksara. (more…)

Cahaya itu Tertutup Tebalnya Karat di Hati 1 Mar 2010

Posted by decazuha in Wawancara.
Tags: , , , , , , , ,
1 comment so far

BENCANA ALAM seakan tak henti-hentinya memporak-prandakan negeri ini. Bahkan di bulan Ramadhan kemarin, bencana itu masih saja datang mendera. Selama ini, kita hanya menganalisisnya dari sisi gejala alam. Tetapi tidakkah hal itu terkait pula dengan sesuatu yang sifatnya spiritual? Untuk mengupas lebih dalam masalah ini, kami sengaja meluncurkan serentetan pertanyaan kepada Habib Luthfi Yahya Pekalongan. Sebab kata beliau, bencana itu akibat dari banyaknya manusia yang lupa kepada Allah SWT. Berikut petikan wawancaranya: (more…)

Bom Bunuh Diri Itu Haram Dilakukan 1 Mar 2010

Posted by decazuha in Wawancara.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Masalah TERORISME, memang kerap dihubung-hubungkan dengan ajaran Jihad dalam Islam. Itulah yang membuat mereka berani melakukan bom bunuh diri, demi mengharap mati syahid untuk meraih surga. Tetapi benarkah terorisme itu berkaitan dengan ajaran jihad? Lantas apakah pelaku bom bunuh diri tersebut juga akan menggapai surgaNya? Untuk mengorek masalah tersebut lebih dalam, Tim dari MIMBAR Pembangunan Agama menemui KH. Abdullah Faqih di Langitan Tuban. “Tapi ini bukan sebagai fatwa atau taushiyah. Yaa.. anggap saja ini hanya nyumbang wawasan atau urun rembug saja,” pinta Pengasuh pondok pesantren Langitan ini bersahaja. Berikut petikan wawancaranya: (more…)

KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH. MM 25 Feb 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , , ,
5 comments

Hidup Seperti Lautan

Barangkali, sejarah akan selalu mencatat nama dan peristiwa yang terpenting saja dalam kehidupan. Dan, kalaupun ada nama KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH.MM dalam sejarah bangsa ini, itu karena pimpinan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo ini telah memahatkan sejarahnya sendiri.

Namanya begitu penting, ketika dirinya ditunjuk oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menjembatani pertemuan antara penguasa Orde Baru yakni presiden Soeharto dan Ketua PBNU Gus Dur – panggilan akrab Alm. KH. Abdurrahman Wahid – yang saat itu saling berseberangan. Peristiwa tahun 1996 yang merupakan simbol wujud rekonsiliasi (islah) Nasional antara Pemerintah dan NU itu pun lantas dikenal dengan “Salaman Genggong”. (more…)

Habib Luthfi Yahya Pekalongan 4 Feb 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , , , , , ,
1 comment so far

Perbedaan Itu Sesuatu yang Indah

Ada kebiasan menarik yang bisa dipetik dari Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan. Setiap kali Ramadhan datang menjelang, dirinya segera mengubah total jadwal kegiatannya. Waktu yang sebulan penuh itu, khusus dimanfaatkannya untuk beribadah secara total. Waktu tidurpun juga dibatasi, hanya sekitar dua hingga tiga jam sehari. (more…)