jump to navigation

PP. Nurul Qur’an Ponorogo 26 Jun 2012

Posted by Dedy Kurniawan in Pesantren di Jawa Timur.
Tags: , , , , , ,
2 comments

Mencetak Huffadh yang Berjiwa Enterpreneur

Terasa ada yang lain dari pesantren pencetak para Huffadh ini. Para santrinya tak hanya dipacu untuk sukses menghafal al-Qur’an 30 juz semata, melainkan didorong pula agar sukses di bidang usaha perekonomian. Maka jangan heran jika calon-calon Huffadh dari PP Nurul Qur’an, juga disibukkan dalam proses produksi batubata merah di lingkungan pesantren. (more…)

Advertisements

Prof. Dr. Nurul Ulfatin, M.Pd 24 Apr 2011

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: ,
3 comments

Guru Besar dari Ujung Gang Buntu

Kehidupan masa kecil, kerap mempengaruhi jalan berfikir seseorang ketika dewasa. Begitupun dengan kehidupan Prof. Dr. Nurul Ulfatin, M.Pd. Apa yang telah dicapai Guru Besar Universitas Negeri Malang ini, tak jauh dari impian masa silam kanaknya. Sejak kecil dirinya ingin menjadi seorang guru. “Sejak  kecil saya memang bercita-cita untuk menjadi guru,” akunya sambil mengulum senyum. (more…)

Dr. H. Soekarwo, SH. M.Hum 1 Mar 2011

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: ,
add a comment

Jawa Timur Bertabur Kado Prestasi

Ada komitmen Dr. H. Soekarwo, SH. M.Hum yang sangat menawan. Sebagai basis ekonomi terbesar di Indonesia, Jawa Timur harus punya basis moral dan spiritual yang kuat. “Ini sebagai salah satu ciri daerah yang maju,” cetusnya. “Oleh karenanya, kualitas pendidikan harus dibenahi secara serius. Dan tidak ada perbedaan antara sekolah umum atau Madrasah Diniyah,” tandasnya. (more…)

Drs. KH. Tolchah Hasan 2 Feb 2011

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
add a comment

Menjadi Teladan Bagi Lingkungan

Tepat pada tanggal 15 Desember 2010, perempuan agung itu berpulang ke rahmatullah dalam usianya yang ke-96 tahun. Tapi bagi Drs. KH. Tolchah Hasan, wafatnya sang ibunda Anis Fatma masih menyisakan sejuta kenangan tak terlupakan. Sebab ibunya inilah yang menemani hari-hari keprihatinan dalam hidupnya. (more…)

Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag 1 Jan 2011

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , ,
5 comments

Berdakwah di Depan Kaum Lesbi

Jika tak siap bekal dakwah, jangan sekali-kali bertandang ke negeri asing. Itulah hikmah yang bisa dipetik dari perjalanan dakwah Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, MAg. Sejak tahun 2000 lelaki kelahiran Lamongan 9 Juni 1957 ini, telah memulai layatannya ke berbagai negara di Asia dan Eropa. Mulai dari negeri-negeri di Afrika dan Malaysia, hingga ke Hongkong, Jepang dan Inggris. Ketua Umum Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia periode 2009-2012 ini juga bertandang ke Taiwan, Belanda dan Perancis.

Berdakwah di luar negeri, tutur ayah tujuh anak ini, sangat berlainan dengan di dalam negeri. Tantanganya begitu berat dan beragam. Di Negara-negara Eropa dan sebagian Asia, tantangan itu berupa bentuk pemikiran. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang jauh di luar jangkauan pemikiran kita. Semisal tentang kenapa tahiyat harus menjulurkan jari telunjuk, kenapa anak yang masih dalam taraf pertumbuhan kok justru disuruh berpuasa, atau pertanyaan-pertanyaan yang bernada melecehkan. (more…)

Prof. Dr. H. Nur Syam, Msi 1 Jan 2011

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
add a comment

Rektor yang Gemar Membaca Sastra

Rasa sepi ternyata punya ungkapan kreativitasnya sendiri. Begitupun bagi Nur Syam, yang lahir di sebuah dusun kecil Desa Sembungrejo, Merakurak, Tuban. Putra tunggal pasangan Pak Sabar dan Turmiatun ini, di masa kanaknya kerapkali diliputi rasa sepi yang mengiris. Tetapi rasa sepi itu segera diusirnya dengan membaca kisah-kisah pewayangan. (more…)

Prof. Dr. Muchlas Samani 12 Dec 2010

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , ,
7 comments

Mimpi Pendidikan Mantan Kuli Bangunan

Kisah panjang perjalanan hidup Prof. Dr. Muchlas Samani, ternyata ber­awal dari sebidang tanah kosong tak bertuan. Tanah pinggiran sungai di desa Carat Ponorogo itu tak cukup besar; hanya berukuran 3×4 meter saja. Tetapi dari sanalah cerita itu bermula. Ketika musim paceklik melanda dae­rahnya di tahun 1960-an, tanah itulah yang dipergunakan ayahnya untuk menanam cabe – meskipun waktu itu musim kemarau. Ketika aliran sungai melimpah, maka tanah itu pun akan mendapatkan rembesan air yang cukup.

Namun bukan itu yang mengantar sejarah hidupnya, melainkan di tempat inilah terjadi sebuah dialog yang sangat membekas. (more…)

HM. Faiz Abdul Razaq 4 Oct 2010

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
14 comments

Belajar Khat Lewat Surat

Mushaf Istiqlal yang dibuat HM. Faiz Abdul Razaq diyakini banyak orang sebagai mushaf terindah di dunia. Bill Clinton sampai berhasrat menyaksikan langsung. Kerajaan Saudi Arabia pun mengundangnya ke istana untuk jamuan khusus para khattat. (more…)

KH. Basori Alwi 1 Sep 2010

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , ,
5 comments

Memproduksi Rekaman di Studio Pesantren

Tak salah jika predikat al-Qur’an selalu disematkan masyarakat ke pundak KH. Basori Alwi. Sebab sejak kecil, putra pasangan Kiai Alwi Murtadlo dan Nyai Riwati ini, memang telah karib dengan al-Qur’an. Selepas belajar pada ayahandanya, lelaki kelahiran Malang 15 April 1927 ini, kemudian berguru pada Kiai Muhith – seorang penghafal al-Qur’an dari pesantren Sidogiri Pasuruan. Lalu kepada kakak kandungnya sendiri Kiai Abdus Salam. Dirinya juga pernah belajar kepada Kiai Yasin Thoyyib dan Kiai Dasuqi di Singosari, serta Kiai Abdul Rosyid di Palembang. (more…)

Dr. KH Abdullah Syukri Zarkasyi, MA 1 Sep 2010

Posted by Dedy Kurniawan in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
3 comments

Ketegaran Hidup dan Jiwa Perjuangan

Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA memang sangat dikenal sebagai lelaki yang bersahaja. Kesederhanaan bak pakaian keseharian yang dikenakannya untuk menemaninya beraktivitas. Maka tak usah heran jika di pondok yang santrinya juga datang dari berbagai negeri manca, pria kelahiran Gontor 19 September 1942 ini masih kerap melakukan tugas keseharian dengan tangannya sendiri – semisal membersihkan sampah dan menariknya dengan gerobag bersama santri-santrinya. (more…)