jump to navigation

15 Hal Penyebab Bencana 1 Mar 2011

Posted by Dedy Kurniawan in Artikel.
Tags:
trackback

 


KH. Abdullah Faqih Langitan

Macam-Macam Musibah

Beberapa tahun terakhir ini berbagai macam bencana dan musibah selalu akrab terjadi di Negeri kita tercinta ini. Dari musibah tsunami, banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung merapi, kebakaran, angin puyuh, sampai banjir lumpur. Akibat musibah-musibah ini ratusan ribu nyawa saudara-saudara kita melayang, ratusan ribu penduduk harus kehilangan tempat tinggal, dan berpisah dari keluarga, dan harta benda bernilai triliunan rupiah pun amblas tak tersisa.

Rentetan musibah demi musibah yang terjadi ini sepatutnya menjadikan kita makin pandai bertafakkur untuk mengambil pelajaran dan perlambang dari setiap terjadinya peristiwa musibah. Bencana terjadi pasti menyisakan pelajaran dan hikmah yang berharga bagi kita. Ironisnya, manakala bencana melanda, kebanyakan dari kita hanya melihat dan mempelajari penyebab terjadinya bencana dari aspek ilmiah dan lahiriyah. Tidak banyak yang berupaya menelaah terhadap pemicu terjadinya bencana dari perspektif agama.

 

Kemaksiatan dan Kezaliman Merajalela

Sejatinya, penyebab terjadinya bencana musibah yang menimpa manusia di atas bumi ini tidak semata-mata oleh faktor alam, tetapi disebabkan juga oleh maraknya kemaksiatan, kezaliman dan bentuk-bentuk keangkaramurkaan yang lain.

Dewasa ini bentuk-bentuk kemaksiatan memang semakin memprihatinkan. Maraknya minum-minuman keras, perjudian, peredaran narkotika dan ekstasi, meluasnya pornografi-pornoaksi dan lain sebagainya adalah buktinya. Bentuk-bentuk kezaliman dan ketidakadilan oleh kalangan penguasa dan orang-orang kaya terhadap rakyat jelata juga seringkali terjadi di tengah-tengah kehidupan kita. Pejabat tidak jarang mempergunakan jabatan dan kekuasaannya bukan untuk mengayomi dan melayani rakyat, tapi justru dijadikan sebagai alat menipu rakyat. Orang-orang kaya sukanya hanya menumpuk-numpuk hasil kekayaannya, bukannya mengeluarkan zakat dan infaq untuk membantu kaum lemah dan fakir miskin. Keuangan negara hanya berputar di kalangan elit yaitu para pejabat negara dan orang-orang kaya, sehingga mereka makin sejahtera dan kaya raya, sedangkan kalangan rakyat jelata semakin melarat dan nestapa.

 

Perhatikan Peringatan Rasulullah Saw.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam telah menggambarkan kondisi ini dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika umatku telah melakukan lima belas hal, maka akan terjadi bencana.” Para sahabat bertanya, “Apa saja lima belas hal tersebut wahai Rasulullah?” “(1) Jika uang negara hanya berputar di kalangan pejabat dan orang kaya, (2) amanat atau kepercayaan (sebagai pejabat) dibuat mencari keuntungan, (3) zakat dianggap sebuah kerugian, (4) seorang laki-laki taat kepada istri (yang bertentangan dengan ketaatan kepada Allah) (5) seseorang mendurhakai ibunya, (6,7) seseorang berbuat kebaikan kepada kawan-kawannya dan yang tidak memperhatikan ayahnya, (8) membuat kegaduhan di dalam masjid, (9) sebuah kaum mengangkat seorang pemimpin dari orang yang paling jelek tabiatnya di antara mereka, (10) seseorang dihormati karena takut atas kejahatannya, (11) maraknya minum-minuman khamr, (12) orang-orang laki-laki memakai kain sutra, (13) maraknya biduan, (14) maraknya alat-alat -musik, dan (15) orang-orang yang suka melaknati generasi pendahulunya. Jika demikian, maka tunggu datangnya hembusan angin yang merah (penyakit), tanah longsor dan berubahnya bentuk mereka (HR. Turmudzi)

 

Jagalah Amanat dan Keberkahan

Oleh karena itu, seorang Pejabat harus menerima amanat atau kepercayaan untuk mengabdi kepada bangsa, niscaya menjadi penuh berkah. Janganlah uang rakyat hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok elit saja, tapi salurkan uang tersebut kepada rakyat secara merata. Masjid hendaknya dikembalikan fungsinya sebagai tempat bertaqarrub dan bermunajat kepada Allah Subhanahu wata’ala. Jangan dibiarkan tempat suci ini diisi dengan permainan, jual beli dan pertengkaran. Maraknya ragam minum-minuman keras (Miras), narkotika dan ekstasi marilah diberantas sampai tuntas ke akar-akarnya. Begitu juga hal-hal lainnya yang telah diperingatkan oleh Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alihi wasallam itu marilah dijauhi bersama, agar kita dihindarkan dari datangnya musibah. Amin. IMZI

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: