jump to navigation

Ir. Amien Widodo, Msi 27 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , , ,
1 comment so far

Mengenal Tanda Sebelum Bencana

Bagi kebanyakan orang, bencana seringkali dianggapnya sebagai azab. Tapi Ir. Amien Widodo, Msi selalu mencari hikmah di baliknya. Baginya, peristiwa bencana itu tak pernah sia-sia. Sebab apa yang telah diciptakan oleh Allah, selalu mengandung rahasia yang tersembunyikan. “Robbanaa maa kholaqta haadzaa baathilaa,” tukasnya menyitir sebuah ayat. (more…)

Muslimah Hafsari 27 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , ,
1 comment so far

Menggambar Pelangi dari Pulau Terpencil

Jika Anda seorang guru, berceminlah pada ketabahan dan keikhlasan Muslimah Hafsari. Pada suatu pagi di pertengahan tahun 70-an, hujan turun sangat lebat. Petir menyambar-nyambar dengan kilatan yang membuat degup jantung kian berpacu cepat. Sepuluh murid yang ada di dalam kelas, diliputi rasa takut yang teramat mencemaskan. (more…)

Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, SH, SU 27 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , , , , , ,
2 comments

Tak Goyah Oleh Tekanan Siapapun

Keseriusan hidup yang telah dijalaninya semasih remaja, nyatanya tak pernah sia-sia. Keseriusan itulah yang mengantarkan Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, SH, SU, sejak 1 April 2008 menjalani karir barunya sebagai Hakim Konstitusi. Kehadiran dirinya ini, tentu akan menambah kewibawaan dan kekuatan tersendiri bagi Mahkamah Konstitusi. “Semenjak dilantik, saya sering membaca komentar berbagai berita lewat internet. Dan ternyata sangat mengasyikkan dan terkadang pula agak mengejutkan,” tuturnya bersahaja. (more…)

KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH. MM 25 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , , ,
5 comments

Hidup Seperti Lautan

Barangkali, sejarah akan selalu mencatat nama dan peristiwa yang terpenting saja dalam kehidupan. Dan, kalaupun ada nama KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH.MM dalam sejarah bangsa ini, itu karena pimpinan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo ini telah memahatkan sejarahnya sendiri.

Namanya begitu penting, ketika dirinya ditunjuk oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menjembatani pertemuan antara penguasa Orde Baru yakni presiden Soeharto dan Ketua PBNU Gus Dur – panggilan akrab Alm. KH. Abdurrahman Wahid – yang saat itu saling berseberangan. Peristiwa tahun 1996 yang merupakan simbol wujud rekonsiliasi (islah) Nasional antara Pemerintah dan NU itu pun lantas dikenal dengan “Salaman Genggong”. (more…)

Memancing Pembaca dengan Lead 16 February 2010

Posted by decazuha in Artikel.
Tags: ,
add a comment

Oleh Ilung S. Enha *)

Lead, pengertian gampangnya, adalah alinea pertama dalam sebuah tulisan. Sebagaimana kata leader, ia harus sanggup memimpin seluruh isi, alur dan bahasa tulisan. Karena pentingnya lead ini, maka dalam membuatnya tak bisa kita lakukan dengan asal-asalan, sekedar jadi atau dengan begitu saja menyusun kalimat sebagai pembuka tulisan. (more…)

Melakukan Wawancara yang Efektif 16 February 2010

Posted by decazuha in Artikel.
Tags: , , ,
3 comments

Oleh Ilung S. Enha *)

Ketika melakukan wawancara, mana yang lebih Anda pilih dari ketiga hal ini? Pertama, memposisikan narasumber sebagai orang yang wawasannya jauh di atas kita, sehingga kita selalu terdiam saat dirinya memberikan ulasan apa saja atas pertanyaan yang kita ajukan. Sepanjang apa pun jawabannya, sebelum dirinya menyelesaikan ulasannya, kita tak berani menyela untuk memberikan pertanyaan lanjutan. Karena menganggap jawabannya selalu benar, maka kita sama sekali tak berani ”menyangsikan” jawaban tersebut dan apalagi memberikan sanggahan. (more…)

Pendidikan Rotan Panjang 16 February 2010

Posted by decazuha in Artikel.
Tags: , , , , ,
add a comment

Oleh Ilung S. Enha *)

Masih ingatkah Anda dengan penggalan untaian syair Gibran Khalil Gibran ini? Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu/Mereka anak-anak zaman yang merindukan kehidupannya sendiri/Melaluimu mereka lahir, tapi bukan darimu/Kau boleh titipkan kasih sayang padanya, tapi jangan paksakan cita-cita untuknya/Kau boleh membangunkan rumah untuk tubuhnya, tapi bukan untuk jiwanya/Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan yang tiada dapat engkau singgahi/Engkau adalah busur dan anak-anakmu adalah mata anak panah yang meluncur…..

Anda sepakat dengan deretan puisi penyair Lebanon kebanggaan dunia itu? (more…)

Prof. DR. H. Haris Supratno 16 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , , ,
2 comments

Memadukan Kecerdasan dan Budi Pekerti

Nasib guru sebagai Oemar Bakri, terasa kian kikis dari imaji masyarakat. Sebab nasib mereka lambat laun memang telah berubah. Ini merupakan berkah dari tangan-tangan pejuang pendidikan, yang dengan gigih memperjuangkan nasib mereka. Dan salah seorang pejuang pendidikan itu, bernama Prof. DR. H. Haris Supratno. (more…)

Prof. DR. H. Imam Suprayogo 16 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , ,
add a comment

Pemimpin Itu Seperti Penggembala Kuda

Filosofi dan nilai-nilai hidup yang diterapkan Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, ternyata lebih banyak direguk dari ayahandanya. Di matanya, lelaki itu begitu agung dan sempurna. Kesabarannya bagai luas lautan yang tak bertepi. “Bayangkan, meskipun telah memiliki 16 anak, namun ayah masih menambahnya lagi dengan anak-anak yatim yang dirawatnya di rumah,” tuturnya mengenang. “Betapapun berat beban yang ditanggungnya, tetapi saya tak pernah menjumpai dan melihat kesedihan pada raut wajahnya,” katanya menambahkan. (more…)

Ir. H. Soehadi Djami’in 16 February 2010

Posted by decazuha in Tokoh Nusantara.
Tags: , , , , , ,
5 comments

Melahirkan Generasi Berotak Habibie dan Berhati Hamka

Siapa sangka kalau Ir. H. Soehadi Djami’in, pulang kembali ke desa kelahirannya? Namun itulah jalan hidup yang telah dipilihnya. Sudah satu setengah tahun hal itu dilakoninya. Padahal sejak remaja lelaki yang lahir pada tanggal 4 Sepetember 1943 ini, telah meninggalkan desa kelahirannya Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. “Saya pulang ke sini tepat pada Idul Qurban bulan Desember 2008. Sengaja saya paskan kurbanan, agar gampang mengingatnya,” tuturnya dengan senyum ceria. (more…)